1. Jika variable-variabel kegiatan ekonomi yang diperhatikan : C, S, I, Y, Tx, G dan T maka perekonomian tersebut merupakan.:
1. Pereconomian tertutup sederhana.
2. Perekonomian tertutup dengan kebijakan fiskal.
3. Perekonomian terbuka dengan kecepatan fiskal.
4. Perekonomian terbuka tanpa kebijakan fiskal. (B)
2. Apabila kurva IS landai, maka kebijakan yang efektif adalah :
a. Kebijakan fiskal c. Kebijakan pendapatan.
b. Kebijakan Moneter d. Kebijakan luar negeri. (C)
3. Motif memegang uang yang besar-kecilnya tergantung dari besar-kecilnya transaksi adalah :
a. Permintaan uang untuk traksaksi.
b. Permintaan uang untuk berjaga-jaga.
c. Permintaan uang untuk spekulasi.
d. Jumlah uang yang beredar. (C)
4. Jika dalam transaksi perdagangan internasional antara Indonesia dan Jepang, ekspor produk Indonesia lebih besar dari impor Jepang maka posisi untuk Indonesia :
a. Neraca jasa mengalami defisit.
b. Neraca barang mengalami defisit.
c. Neraca perdagangan mengalami surplus.
d. Neraca perdagangan mengalami defisit. (D)
5. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengeluaran konsumsi adalah seperti dibawah, kecuali :
a. Distribusi pendapatan nasional.
b. Kebijaksanaan finansial perusahaan.
c. Ramalan diwaktu yang akan datang.
d. Jauh-dekatnya dari pasar. (D)
6. Fungsi konsumsi Keynes menunjukan hubungan pendapatan nasional dengan pengeluaran konsumsi yang dinyatakan dengan :
a. Tingkat harga berlaku. c. Tingkat harga konstan.
b. Pendapatan absolut. d. Keuntungan absolut. (B)
7. Dalam analisis keefektifan kebijakan fiskal yang terjadi pada Liquidity Trap Range adalah …………..
a. Paling efektif. c. Tidak efektif.
b. Kurang efektif d. Tergantung pajak yang ada. (B)
8. Dibawah ini adalah cara pemerintah dalam mengatur jumlah uang beredar dengan cara Qualitative credit control adalah :
a. Rediscount rate. c. Legal reserve requirement.
b. Open market operation d. Selective credit control. (D)
9. Pada saat tingkat bunga tinggi, jumlah uang yang diminta untuk motif spekulasi adalah :
a. Tinggi. c. Tidak menentu
b. Rendah / kecil. d. Tetap. (B)
10. Yang dimaksud uang dalam pengertian L1 adalah :
a. Permintaan uang untuk transaksi dan untuk berjaga-jaga.
b. Permintaan uang untuk berjaga-jaga dan untuk spekulasi.
c. Permintaan uang untuk spekulasi.
d. Penawaran uang. (A)
11. Motif memegang uang terdiri dari tiga. Besarnya permintaan uang untuk berjaga-jaga ditentukan oleh :
a. Besarnya pendapatan. c. Besarnya tranksaksi.
b. Besarnya resiko. d. Besarnya spekulasi. (D)
12. Buku yang menjadi dasar analisis Makro ekonomi dikarang oleh :
a. Adam Smith. c. John Maynard Keynes
b. David mc Celland d. Milton Fredman. (C)
13. Dibawah ini adalah istilah yang tidak sama dengan istilah pasar barang :
a. Commodity market. c. real sector.
b. Expenditure sector d. Economic sector. (A)
14. Dua faktor penting yang menentukan / diperlukan untuk memutuskan suatu investasi adalah :
a. Keuntungan yang diharapkan dan tingkat bunga.
b. Pendapatan nasional dan tingkat bunga.
c. Besarnya konsumsi da tabungan.
d. Pertumbuhan ekonomi dan inflasi. (C)
15. Biaya bersih sesudah dikurang semua biaya tak termasuk biaya bunga disebut :
a. Marginal physical product. c. Marginal Effisiency of Invesment
b. Marginal Effisiency of capital. d. Marginal utility. (D)
16. Dibawah ini mana yang benar :
a. Tingkat suku bunga riil sama dengan inflasi dikurangi suku bunga nominal.
b. Tingkat suku bunga riil sama dengan suku bunga nominal dikurangi inflasi.
c. Tingkat suku bunga riil sama denga suku bunga nominal.
d. Tingkat suku bunga riil sama dengan inflasi. (A)
17. Fungsi investasi dibedakan menjadi dua. Dalam analisis makro biasanya investasi perusahaan diasumsikan sebagai :
a. Investasi terpengaruh. c. Investasi nominal.
b. Investasi marginal. d. Investasi otonomi.(B)
18. Mekanisme transmisi Keynes tradisional berjalan melalui :
a. Cost of Fund c. Marginal efficiency of Invesment
b. Cost of capital effect. d. Marginal Physical product. (A)
19. Mekanisme Transmisi Keynes modern dibagi dalam tiga bagian. Dibawah ini yang bukan dari ketiga bagian tersebut adalah :
a. Penyesuaian portfolio di sektor moneter.
b. Mekanisme transmisi melalui cost of capital effect.
c. Penyesuaian di sektor nyata / riil.
d. Penyesuaian di sektor industri. (C)
20. Pelopor teori kuantitas uang modern adalah :
a. Milton Fredman. c. Adam smith
b. John Maynard Keynes d. Irving Visher. (D)
21. Pengaruh perubahan harga terhadap jalannya perekonomian dikenal dengan nama:
a. Cost of capital effect. c. Income effect.
b. Keynes effect d. Hallo effect. (A)
22. Pernyataan berikut ini yang benar mengapa Ilmu ekonomi dipelajari, adalah :
1. Membantu seseorang dalam mengelola kekayaannya.
2. Memberikan petunjuk mengenai kebijaksanaan apa yang bisa diambil untuk memecahkan masalah ekonomi.
3. Untuk membantu pelaku ekonomi memperoleh keuntungan.
4. Membantu pengusaha dalam menentukan harga. (B)
23. Permalahan ekonomi makro mencakup dua hal yakni masalah jangka panjang dan masalah jangka pendek. Masalah jangka pendek meliputi :
1. Pengangguran dan ketimpangan neraca pembayaran.
2. Inflasi dan pertambahan penduduk.
3. Pengangguran dan pertambahan kapasitas factor produksi.
4. Inflasi dan ketersediaan dana investasi. (D)
24. Dalam analisis jangka pendek ada beberapa factor yang diasumsikan tidak berubah atau tidak bisa diubah, yaitu seperti dibawahini, kecuali :
1. Kapasitas produksi total dari perekonomian.
2. Jumlah penduduk dan jumlah angkatan kerja.
3. Harga barang dan jasa.
4. Lembaga social dan politik. (B)
25. Untuk menjalankan perekonomian jangka pendek pemerintah harus membuat kebijakan jangka pendek, adalah seperti dibawah, kecuali :
1. Menambah jumlah uang yang beredar.
2. Mengeluarkan obligasi Negara.
3. Menurunkan bunga kredit bank.
4. Meningkatkan kapasitas produksi. (D)
26. Suatu hal yang melandasi kaum klasik dalam pasar barang bersifat “ self regulating “ adalah :
1. Harga tetap / konstan.
2. Berlakunya hokum say
3. Pengangguran sering terjadi dalam perekonomian.
4. Kapasitas produksi terus bertambah. (C)
27. Perbedaan teori klasik dengan teori Keyness diantaranya menyangkut masalah nilai uang. Yang dimaksud nilai uang menurut teori ekonomi klasik adalah :
1. Tingkat bunga simpanan.
2. Tingkat bunga pinjaman.
3. Nilai nominal uang.
4. Nilai riil uang. (D)
28. Situasi makro suatu perekonomian terutama dipasar barang, teori klasik berbeda dengan teori Keynes. Menurut Keynes kegiatan dipasar barang ditentukan oleh :
1. Mekanisme harga.
2. Permintaan efektif masyarakat.
3. Harga barang dan jasa.
4. Pendapatan masyarakat. (B)
29. Besarnya angka penganda ( effect multiflier ) untuk perekonomian terbuka adalah :
1. 1 / 1-c
2. 1 / 1-c+m
3. 1 / c
4. 1 /1-c-m (A)
30. Didalam perekonomian terbuka terdapat unsure / komponen yang tidak ada di dalam perekonomian tertutup yaitu ekspor dan impor, Kedua komponen tersebut disebut :
1. Neraca perdagangan
2. Neraca pembayaran.
3. Arus kas netto.
4. Transfer payment. (A)
31. Pos-pos yang terdapat dalam APBN mempunyai pengaruh di dalam perekonomian, dibawah ini pos dalam APBN yang bersifat deflasioner, yaitu :
1. Transfer payment.
2. Obligasi dari masyarakat dalam negeri.
3. Kredit dari bank sentral.
4. Pengeluaran Negara. (D)
32. Kredit bank sentral akan mempengaruhi jumlah uang yang beredar melalui money multiflier. Sebelum jumlah uang beredar bertambah. Pengaruh langsung yang terjadi adalah :
1. Bertambahnya jumlah uang inti.
2. Berkurangnya jumlah uanh inti.
3. Berkurangnya tingkat suku bung.
4. Berkurangnya tingkay suku bunga, (A)
33. Uang inti yang ada dimasyarakat dipengaruhi oleh banyak factor, seperti dibawah ini adalah :
1. Bunga giro dan deposito
2. Bunga kredit bank.
3. Pengeluaran pemerintah,
4. Bea masuk. (B)
34. Kebijakan moneter sulit diterka, sehingga menyulitkan pengunaannya dalam praktek, sehingga pemerintah secara otomatis dan teratur, menaikan jumlah uang beredar sesuai dengan kenaikan kebutuhan uang rata-rata sebagai ganti dari kebijakan moneter. Pernyataan diatas sesuai dengan pemikiran :
1. Adam Smith.
2. John Maynard Keynes.
3. Milton Friedman.
4. David Ricardo. (A)
35. Menurut Keynes permintaan uang untuk transaksi ditentukan oleh :
1. Tingkat harga dan GDP riil.
2. Suku bunga dan GDP nominal.
3. Tingkat harga dan GDP riil.
4. Tingkat harga dan GDP Nominal (D)
36. Dalam analisis permintaan terdapat dua konsep yaitu Keynes Effect dan Pigou Effect. Keynes Effect merupakan perubahan harga yang mengakibatkan tingkat pendapatan keseimbangan, melalui ……………….
1. Real money supply.
2. Real cash balance masyarakat.
3. Money multiflier.
4. Income multiflier.(C)
37. AC. Pigou menerangkan pengaruh perubahan harga berpengaruh pada tingkat pendapatan keseimbanagan, dalam artikelnya yang terkenal adalah :
1. The wealth of Nation.
2. The Organization Ethic.
3. The Classical Stationary State.
4. The Classical theory.(A)
38. Pigou effect adalah pengaruh perekonomian akibat dari perubahan harga melalui :
1. Real money supply.
2. Real cash balance masyarakat
3. Money multiflier.
4. Income multiflier. (C)
39. Yang dimaksud dengan kurva IS adalah :
1. Kurva yang menunjukan hubungan antara tingkat harga dengan pendapatan nasional.
2. Kurva yang menunjukan hubungan antara pendapatan nasional dengan tingkat bunga.
3. Kurva yang menunjukan buhungan pendapatan nasional pada tingkat investasi.
4. Kurva yang menunjukan hubungan antara pendapatan nasional dengan tingkat tabungan.(C)
40. Keadaan perekonomian dimana terpenuhi syarat keseimbangan pasar barang tetapi tidak memenuhi syarat keseimbangan di pasar uang atau sebaliknya, disebut:
1. Keseimbnagan sementara.
2. Keseimbangan pasar barang.
3. Keseimbangan pasar uang.
4. Keseimbangan semu.(D)
41. Permintaan uang ( L1 ) merupakan gabungan dari permintaan uang untuk transaksi dengan permintaan uang untuk berjaga-jaga. Dijadikan satu karena permintaan uang untuk berjaga-jaga besal-kecilnya tergantung dari :
1. Pendapatan.
2. Tingkat harga.
3. Transaksi
4. Tingkat bunga.(C)
42. Dibawah ini adalah kebijakan pemerintah dalam pasar uang yang termasuk dalam “ Quantitative Credit Control “, kecuali :
1. Selective credit control.
2. Manipulasi legal reserve ratio.
3. Open market operation.
4. Rediscount policy.(A)
43. Pada tahun 1974, seorang ekonom yang memperjelas garis yang membatasi teori kuantitas uang dengan teori lainnya adalah :
a. Adam Smith.
b. John Maynard Keyness.
c. Milton Friedman
d. Thomas M. Humphrey.(B)
44. Perumusan teori kuantitas uang yang oleh kebanyakan ahli ekonomi dianggap sebagai perumusan yang tertua terdapat pada tulisan :
a. Milton Friedman.
b. Adam Smith.
c. John Maynard Keyness.
d. Jean Bodin.(C)
45. Karena bertambahnya pengeluaran pemerintah yang dibiayai dengan percetakan uang baru atau kenaikan permintaan luar negeri akan barang-barang ekspor atau bertambahnya pengeluaran investasi swasta karena kredit murah, Ketiga hal diatas berakibat :
a. Demand inflation
b. Cost inflation
c. Domestic inflation
d. Imported inflation.(D)
46. Fungsi konsumsi menurut konsepsi Keyness pada tahun 1940 telah menimbulkan ……..
a. Hipotesa konsumsi.
b. Variabel nyata.
c. Hipotesa pendapatan.
d. Hipotesa stagnasi.(C)
47. Dibawah ini adalah pernyataan yang ditekankan dalam teori inflasi structural. Kecuali :
a. Menerangkan proses inflasi jangka panjang di Negara sedang berkembang.
b. Jumlah uang yang beredar bertambah dan secara pasif mengikuti dan menampung kenaikan harga-harga, tersebut.
c. Inflasi selalu terjadi pada Negara sedang berkembang.
d. Ketegaran-ketegaran yang ada disebabkan oleh kebijaksanaan harga atau moneter pemerintah sendiri.(B)
48. Menurut teori structural ada 2 ketegaran utama dalam perekonomian Negara sedang berkembang yang bisa menimbulkan inflasi, salah satunya adalah ketegaran yang berkaitan dengan :
a. Kegagalan pasar.
b. Pengangguran.
c. Ketidakelastisan dari penerimaan ekspor.
d. Ketidakelastisan harga(C)
49. Perbedaan demand inflation dengan cost inflation terlihat pada ………….
a. Dari segi kenaikan harga out put.
b. Volume out put ( GDP riil ).
c. Omzet penjualan.
d. Sarana produksi.(B)
50. Kenaikan harga barang akhir ( output ) mendahului kenaikan barang-barang input dan harga factor produksi. Keadaan ini terjadi dalam pasar :
a. Suppresed inflation.
b. Demand inflation.
c. Supply inflation.
d. Cost inflation.(C)
II. Soal Esay !
1. Sebutkan Pos-pos kebijaksanaan fiscal dala APBN. Dan Jelaskan 3 konsep deficit, surplus dan berimbang dari pos-pos yang ada dalam neraca anggaran tersebut !
2. Jika diketahui marginal propencity to consume sebesar 0.8 dan dana yang tersedia 2 milyar. Berapa besarnya permintaan agregat bila pemerintah menempuh jalan : a. Membeli barang dan jasa.
b. Menaikan gaji pegawai
c. Membayar Transter payments.
1. Pos kebijakan fiskal
Pengeluaran : Government, Wage, dan transfer
Pendapatan : Pajak, kredit likuiditas, pinjaman obligasi dalam negeri dan pinjaman obligasi luar negeri
Konsep
Surplus : G+W+Tr > Tx
G+W+Tr > Tx + B
G+W+Tr > Tx + B+ F atau,U>O
Berimbang : G+W+Tr <>
G+W+Tr <>
G+W+Tr <>
Deficit : G+W+Tr = Tx
G+W+Tr = Tx + B
G+W+Tr = Tx + B+ F atau,U=O
2. membeli barang jasa
1 / 1-c . 2.000.000.000 = 10.000.000.000
Menaiakn gaji pegawai
c/ 1-c . 2.000.000.000 = 8.000.000.000
membayar transfer payment
c/1-c. 2.000.000.000 = 8.000.000.000
Grafik Pemilu 2009

Pada pemilu 2009 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali mecalonkan diri sebagai Presiden Republik Indonesia untuk ke 2 kalinya,kali ini beliau berpasangan dengan mantan Gubernur Bank Indonesia Budiono.
Menurut survei yang dilakukan oleh salah satu sumber,penantang SBY yang paling berat kali ini datang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,kemudian banyak partai –partai baru yang bermunculan siap pula untuk menjadi pesaing berat SBY,seperti partai Gerindra dan Hanura.
Oleh karena itu SBY perlu membentuk koalisi dengan partai-partai lain guna memuluskan langkahnya untuk kembali terpilih sebagai presiden Republik Indonesia.
Atrikel / Tulisan Bebas Tentang Koperasi
Dalam tata perekonomian Indonesia, fungsi koperasi tertuang dalam Undang-Undang No.25 Tahun 1992 Pasal 4 tentang Perkoperasian, yakni:
a) membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya;
b) berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat;
c) memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya;
d) berusaha mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.
Walaupun manfaat koperasi sangat dirasakan bagi para anggota, namun kadangkala ada anggota yang tidak bertanggungjawab atau lepas tanggungjawab terhadap koperasi tempatnya bernaung. Yang dimaksud lepas tanggung jawab adalah seperti ketidak jujuran anggota atau pengurus, pengelolaan yang tidak demokratis, kurangnya kesadaran untuk mengembalikan pinjaman, kurangnya kesadaran untuk menghidupkan koperasi demi kelangsungan koperasi itu sendiri. Padahal koperasi dapat tumbuh dan berkembang tergantung pada partisipasi aktif anggota di mana partisipasi menentukan kelangsungan dan berkembangnya lapangan usaha atau unit usaha koperasi. Dengan demikian tanggungjawab berupa kesadaran berkoperasi sangat diperlukan dan menjadi perhatian agar koperasi dapat hidup tumbuh dan berkembang maju.Kesadaran berkoperasi yang dimaksud antara lain:
a) keinginan untuk memajukan koperasi,
b) kesanggupan mentaati peraturan dalam koperasi seperti kewajiban terhadap simpan pinjam,
c) mentaati ketentuan-ketentuan baik sedagai anggota, pengurus dan badan pengawas,
d) membina hubungan sosial dalam koperasi,
e) melakukan pengawasan terhadap jalannya koperasi.
Manfaat koperasi yang tercermin dari tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan anggota baik dalam tataran ekonomi maupun sosial. Kesejahteraan yang erat kaitannya dengan pemanfaatan jasa dari koperasi ikut membantu anggota dalam menghadapi kesulitan terutama yang menyangkut persoalan keuangan. Sisa Hasil Usaha (SHU) koperasi juga menjadi salah satu elemen penting dalam meningkatkan kesejahteraan para anggota. SHU sendiri dibagikan kepada para anggota koperasi berdasarkan kesepakatan anggota yang biasanya terakumulasi dari penghitungan jasa kepada koperasi. Adapun SHU koperasi adalah pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku setelah dikurangi biaya, penyusutan dan kewajiban lain (termasuk pajak ) dan besarnya SHU yang dibagikan kepada masing-masing anggota sebanding dengan jasa yang dilakukan oleh anggota tersebut.
Perkembangan Koperasi di Indonesia
Jika melihat posisi koperasi pada hari ini sebenarnya masih cukup besar harapan kita kepada koperasi. Memasuki tahun 2000 posisi koperasi Indonesia pada dasarnya justru didominasi oleh koperasi kredit yang menguasai antara 55-60 persen dari keseluruhan aset koperasi. Sementara itu dilihat dari populasi koperasi yang terkait dengan program pemerintah hanya sekitar 25% dari populasi koperasi atau sekitar 35% dari populasi koperasi aktif. Pada akhir-akhir ini posisi koperasi dalam pasar perkreditan mikro menempati tempat kedua setelah BRI-unit desa sebesar 46% dari KSP/USP dengan pangsa sekitar 31%. Dengan demikian walaupun program pemerintah cukup gencar dan menimbulkan distorsi pada pertumbuhan kemandirian koperasi, tetapi hanya menyentuh sebagian dari populasi koperasi yang ada. Sehingga pada dasarnya masih besar elemen untuk tumbuhnya kemandirian koperasi.
Mengenai jumlah koperasi yang meningkat dua kali lipat dalam waktu 3 tahun 1998 –2001, pada dasarnya tumbuh sebagai tanggapan terhadap dibukanya secara luas pendirian koperasi dengan pencabutan Inpres 4/1984 dan lahirnya Inpres 18/1998. Sehingga orang bebas mendirikan koperasi pada basis pengembangan dan pada saat ini sudah lebih dari 35 basis pengorganisasian koperasi. Kesulitannya pengorganisasian koperasi tidak lagi taat pada penjenisan koperasi sesuai prinsip dasar pendirian koperasi atau insentif terhadap koperasi. Keadaan ini menimbulkan kesulitan pada pengembangan aliansi bisnis maupun pengembangan usaha koperasi kearah penyatuan vertical maupun horizontal. Oleh karena itu jenjang pengorganisasian yang lebih tinggi harus mendorong kembalinya pola spesialisasi koperasi. Di dunia masih tetap mendasarkan tiga varian jenis koperasi yaitu konsumen, produsen dan kredit serta akhir-akhir ini berkembang jasa lainnya.
Kontribusi Koperasi Terhadap UMKM
Bantuan dan Dorongan koperasi terhadap UMKM dapat meningkatkan dan memperkuat kinerja UMKM,dalam hal menyediakan bantuan dana dan tenaga kerja,pada saat ini jumlah pelaku UMKM sudah sangat banyak bahkan jumlahnya mencapai 50 juta lebih,apabila pemerintah melalui Departemen Koperasi dan UKM serius untuk membantu atau mendorong kinerja para pelaku UMKM bukan tidak mungkin kemiskinan di negeri ini akan berkurang jumlahnya bahkan habis jika pemerintah serius memberdayakan para pelaku UMKM,karena UMKM akan banyak menyerap banyak tenaga kerja,selain itu pemberdayaan UMKM dapat meningkatkan pendapatan masyarakat yang bergerak dalam kegiatan UMKM terutama mereka yang masih berstatus keluarga miskin.
Guna tercapainya itu semua pemerintah harus dapat menciptakan iklim usaha yang stabil dan kondusif serta menjamin kepastian usaha bagi para pelauku UMKM.
7 Prinsip koperasi
1.Setiap orang boleh menjadi anggota koperasi,tidak ada unsur paksaan dan terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung.
2.Pengelolaan kopersai dilakukan secara terbuka atau transparan,setiap keputusan yang di ambil adalah keputusan bersama dari hasil musyawarah.
3.Keuntungan yang diperoleh dari kopersai dibagikan kepada seluruh anggota secara adil.
4.Balas jasa yang diberikan kopersai jumlahnya terbatas sesuai dengan modal yang dimiliki koperasi.
5.Setiap anggota kopersai dituntut untuk mandiri.
6.Salah satu tujuan didirikan koperasi adalah untuk memberikan pendidikan dan pengetahuan tentang perkoperasian.
7.Diharapkan seluruh koperasi dapat saling bekerja sama satu sama lain.
EKONOMI KOPERASI
Koperasi adalah suatu badan hukum yang berdiri dibidang ekonomi,koperasu didirikan dengan tujuan untuk mensejahterakan para anggotanya,kaeran koperasi didirikan atas dasar kekeluargaan,setiap anggota koperasi diwajibkan mengeluarkan uang untuk modal koperasi baik dalam bentuk simpanan pokok maupun simpanan wajib,dan setiap keuntungan koperasi akan diberikan kepada anggota kopersai,besarnya sesuai dengan modal atau uang yang telah dikeluarkan oleh anggota tersebut.
Saya mengenal koperasi sejak saya duduk dibangku sekolah dasar,tetapi saya tidak tergabung dalam anggota kopersai,karena kopersai tersebut hanya untuk para guru dan karyawan sekolah saja,pada waktu sekolah menengah atas barulah saya terdaftar sebagai anggota koperasi,banyak pengalaman yang saya dapat ketika saya menjadi anggota koperasi,saya dapat belajar untuk mengatur keuangan dan menyisihkan sebagian uang saya untuk ditabungkan dan disimpan di kopersai.
Koperasi yang ada di sekolah saya menjual semua kebutuhan sekolah seperti baju seragam,baju olahraga,alat tulis dll,selain itu kopersai di sekolah saya juga menjual beranekaragam makanan dan minuman untuk para siswa yang sedang istirahat.
Kopersai sangat berguna dan bermamfaat bagi masyarakat,untuk para pembeli mereka dapat membeli barang dengan harga yang relative lebih murah di bandingkan tempat lain,selian itu koperasi juga dapat membantu masyarakat terhindar dari aksi para lintah darat,bagi para anggotanya koperasi dapat meningkatkan kesejahteraan.
Langganan:
Postingan (Atom)
